Kehidupan tidaklah sekedar terjadi kepada Anda. Semuanya adalah soal pilihan dan bagaimana respons Anda terhadap segala situasi. Kalau Anda terus dengan kebiasaan membuat pilihan-pilihan buruk, seringkali Anda ditimpa bencana. Pilihan Anda sehari-hari ujung-ujungnya menentukan apakah Anda hidup berkelimpahan atau miskin. Tetapi, kehidupan tidaklah pernah sepenuhnya menutup pintu peluang. Dan kebiasaan Anda memainkan peran besar dalam bagaimana jadinya masa depan Anda. Ini mencakup kebiasaan-kebiasaan yang Anda perlihatkan terhadap dunia bisnis setiap harinya, serta berbagai perilaku yang muncul dalam kehidupan pribadi Anda.
Apakah kebiasaan itu? Sederhananya, kebiasaan adalah sesuatu yang Anda perbuat demikian seringnya sehingga menjadi mudah. Dengan kata lain, kebiasaan adalah perilaku yang terus Anda ulangi. Kalau Anda ulet mengembangkan suatu perilaku baru, ujung-ujungnya perilaku tersebut menjadi otomatis.
Umpamanya, kalau Anda belajar mengemudikan mobil dengan perseneling standar, beberapa pelakaran pertama itu biasanya menarik. Salah satu tantangan besarnya adalah mengetahui bagaimana caranya mensinkronkan pedal kopling dengan pedal gas sehingga pergantian perseneling Anda mulus. Kalau Anda lepaskan koplingnya terlalu cepat, mobil Anda akan mogok. Kalau Anda injak pedal gasnya terlalu kuat tanpa melepaskan pedal koplingnya, mesinnya akan menderu tetapi mobilnya tidak bergerak. Terkadang mobilnya melompat-lompat seperti kangguru, melonjak dan berhenti sementara pengemudi barunya bergumul dengan pedal-pedalnya. Tetapi, dengan latihan, perubahan persenelingnya ujung-ujungnya menjadi mulus dan Anda tidak perlu lagi memikirkannya.
Kabar baiknya adalah bahwa Anda bias memprogramkan ulang diri Anda setiap saat memilihnya. Orang yang tidak bersungguh-sungguh soal perubahan akan segera menyerah setelah beberpa minggu atau beberapa bulan. Dan biasanya mereka mempunyai daftar alas an yang panjang mengapa itu tidak efektif bagi mereka. Kalau Anda mau memisahkan diri dari masalah dan menikmati gaya hidup yang unik, pahamilah bahwa kebiasaan-kebiasaan Anda akan menentukan masa depan Anda.
Banyak kegiatan sehari-hari kita itu hanyalah rutinitas. Dari waktu Anda bangun di pagi hari hingga Anda tertidur di malam hari, ada ratusan hal yang Anda perbuat dengan cara sama. Antara lain cara Anda berpakaian, bersiap-siap untuk hari itu, sarapan, membaca surat kabar, menggosok gigi, berangkat ke kantor, menyapa orang, menata meja kerja Anda, menetapkan jadual pertemuan, menggarap proyek, menghadiri rapat, menjawab telepon dan sebagainya. Kalau Anda telah bertahun-tahun melakukan kegiatan yang sama itu, Anda telah membentuk kebiasaan-kebiasaan yang tertanam dalam-dalam. Semuanya itu melibatkan setiap bidang kehidupan Anda termasuk pekerjaan, keluarga, pendapatan, kesehatan, hubungan dan masih banyak lagi. Jumlah total dari kebiasaan-kebiasaan itulah yang menentukan bagaimana jalannya kehidupan Anda. Sederhananya, itulah perilaku normal Anda.
Sebagai makhluk kebiasaan, kita sangat mudah diramalkan. Dalam banyak hal ini baik karena orang lain jadi memandang kita sebagai dapat diandalkan, dapat dipercaya, dan konsisten (sungguh menarik bahwa orang yang sangat tidak dapat diramalkan itu pun mempunyai kebiasaan-kebiasaan tidak konsisten!).
Tetapi, dengan rutinitas terlalu banyak, timbullah rasa berpuas diri dan kehidupan menjadi membosankan. Kita lebih cepat berpuas diri daripada potensi kita yang sesungguhnya. Sesungguhnya, banyak dari kegiatan yang membentuk perilaku normal Anda itu Anda lakukan secara di bawah sadar-tanpa mikir. Intinya begini: Perilaku normal Anda sehari-hari sangat erat hubungannya dengan hasil-hasil dalam kehidupan Anda. Kalau Anda tidak senang dengan hasil-hasil ini, ada sesuatu yang harus diubah.
Dengan memaksakan perilaku baru terhadap perilaku yang sekarang, Anda bias menciptakan cara yang sama sekali baru dalam mengerjakan segalanya. Maka perilaku normal baru ini menjadi standar kinerja dan produktivitas Anda yang baru. Dengan kata lain, Anda bias mulai hanya dengan menggantikan kebiasaan-kebiasaan lama Anda dengan dengan kebiasaan-kebiasaan sukses yang baru.
Umpanya, kalau Anda selalu terlambat menghadiri rapat, tingkat stress Anda mungkin tinggi dan Anda merasa tidak siap. Untuk memperbaiki ini, buatlah komitmen untuk tiba sepuluh menit sebelum janji berjumpa selama empat minggu mendatang. Kalau Anda disiplinkan diri untuk menjalani proses ini, Anda akan memperhatikan dua hal:
1. Minggu pertama atau keduanya akan berat. Sesungguhnya, Anda mungkin perlu member diri sendiri beberapa dorongan mental hanya agar Anda tidak menyimpang dari jalur.
2. Semakin sering Anda muncul tepat waktu, semakin mudahlah jadinya. Lalu suatu hari itu menjadi perilaku normal. Seolah-olah diprogramkan-ulang. Dan akan Anda temukan bahwa manfaat dari program baru ini jauh melampaui hasil-hasil program yang lama.
Dengan secara sistimatis memperbaiki perilaku satu per satu Anda bias secara dramatis memperbaiki keseluruhan gaya hidup Anda. Ini mencakup kesehatan, hubungan dan waktu cuti untuk bersenang-senang.
Kalau orang lain biasa mengadakan perubahan-perubahan penting, mengapa Anda tidak biasa? Ingatlah, tidak ada yang akan berubah hingga Anda berubah. Rangkullah perubahan sebagai katalisator yang positif, yang akan memberi Anda kebebasan serta kedamaian pikiran lebih besar.
Ingatlah, orang sukses itu tidaklah mencapai puncak karena hanyut terbawa arus. Dibutuhkan tindakan yang terfokus, disiplin pribadi dan banyak energy setiap harinya untuk menjadikan segalanya terlaksana. Kebiasaan-kebiasaan yang Anda kembangkan mulai hari ini seterusnya ujung-ujungnya akan menentukan bagaimana masa depan Anda nantinya. Kaya atau miskin. Sehat atau tidak sehat. Terpenuhi atau tidak terpenuhi. Bahagia atau tidak bahagia. Semuanya terpulang kepada Anda sendiri, jadi, lakukanlah dengan bijaksana.